26 Mar 2011

Pendaki Everest Latih Wanala Unair


Pendaki Everest Latih Wanala Unair

 
KabarIndonesia - Pendaki senior Indonesia, Ripto Mulyono berlatih bersama tim atlet Airlangga-Semen Gresik Elbrus Expedition 2011 (ASGEE 2011) untuk mempersiapkan bekal fisik dan skill teknis dalam pendakian Mahasiswa Pecinta Alam Wanala Universitas Airlangga ke Mount Elbrus Mei nanti.

Latihan tersebut dilakukan di sekitar basecamp Pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi pos pengamatan Gunung Api Bromo Cemoro lawang Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo pada 20-23 Maret 2010. Semula lokasi latihan bertempat di lautan pasir Gunung Bromo. Namun karena kondisi Bromo yang masih belum aman benar untuk didekati maka diputuskan untuk pindah.

Latihan yang memakan waktu empat hari tersebut diisi dengan beberapa materi aplikatif dan teknis yang dibutuhkan untuk pendakian gunung es seperti Elbrus. Di sana tim berlatih menggunakan peralatan yang wajib dibawa saat di medan es antara lain rope, crampon dan ice axe.

Peralatan tersebut digunakan tim ASGEE 2011 untuk latihan Teknik berjalan di medan salju dan es (ice and snow climbing), teknik penyelamatan diri ketika tergelincir di Medan Es (self arrest), teknik berjalan dalam grup (moving together) dan keamanan pergerakan (self belaying).
 
"Ripto Mulyono adalah tim ahli dan instruktur materi tim ASGEE 2011", tegas Evandra Ketua Ekspedisi ASGEE 2011.

"Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada beliau untuk mengajarkan kepada kami ilmu pendakian gunung es", tandas Evandra lagi. Dengan berlatar belakang pendaki senior dan akrab di telinga para komunitas sejenis di indonesia yang telah memiliki berbagai pengalaman pendakian khususnya di gunung es, Bang Ripto yang juga anggota Mapala UI telah berulangkali "naik-turun gunung".

Prestasinya yang telah tercatat adalah  lebih dari 20 kali ke Puncak Cartenz, mencapai Puncak Aconcagua (6969 m), Puncak Ameghino (6123 m), di Pegunungan Andes, Argentina pada tahun 1993. Mencapai puncak paldor (5981 m) di Genes Himal pada april 1997 bersamaan dengan ekpedisi Everest Indonesia yang digagas oleh Kopassus.

Selain itu puncak Island Peak (6200 m) sebanyak 2 kali di Everest Region juga pernah dia capai. Kini dia bekerja sebagai mountain guide pegunungan Jaya Wijaya, Papua. Latihan bersama tim atlet ASGEE 2011 dengan Bang Ripto Mulyono juga digunakan sebagai pemonitoringan data fisik atlet pendaki.

Dari enam atlet yang dilatih antara lain Evandra (22 th),  Bagus Setiawan (23 th), Miftahul Agusta (21 th) dari Fakultas Ekonomi dan bisnis (FEB), Lestari Ningsih (22 th) Fakultas Ilmu Budaya, Yasak Fakultas Ilmu Sosial dan Politik  (20 th), Asyeb Awaludin Fakultas Sain dan Teknologi (22 th)  Bang Ripto Mulyono mengaku fisik semua atlet sudah siap untuk mendaki Elbrus.

"Pada dasarnya fisik tim sudah siap namun yang penting adalah adaptasi tubuh karena di elbrus cuaca lah yang menentukan," ungkap Ripto Mulyono. Bila persiapan dan segala hal manajerial sudah selesai dijadwalkan pada 13 Mei 2011 tim ASGEE 2011 bertolak dari Indonesia ke Rusia. Dan pada 20 Mei 2010 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional tim pendaki sampai di dua puncak Elbrus, Western Peak (5642 mdpl) dan Eastern Peak (5621 mdpl).  (*)

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com